www.go-2-nice-places.com

www.go-2-nice-places.com

Seperti Paris, Roma, dan beberapa kota lain di Eropa, München (Munich) juga memiliki Triumphal Arc-nya. Dibangun pada pertengahan abad 19, “gapura” itu berdiri sebagai monumen bersejarah. Siegestor akan mengingatkan warga Bavaria juga dunia akan kemenangan serta perdamaian.

www.flickr.com

www.flickr.com

Raja Ludwig I memerintahkan arsiteknya, Friedrich Von Gartner, untuk membuat Triumphal Arc di Munich. Tahun 1843 – 1852 Siegestor pun dibangun dan rancangannya terinspirasi dari Arco Di Costantino kota Roma, Italia. Landmark baru ibukota Bavaria itu dibuat untuk memperingati keberanian dan kemenangan pasukan Bavaria dalam perang melawan Napoleon. Sebagian besar Siegestor hancur ketika Perang Dunia II, sehingga dibangun ulang sesuai desain asli pada tahun 1950-an. Pada saat rekontruksi tersebut ditambahkan sebuah prasasti yang merupakan kutipan dari Wilhelm Hausenstein. Tulisan itu berbunyi, “Dem Sieg geweiht, vom Krieg zerstört, zum Frieden mahnend,” dimana dalam bahasa Indonesia berarti, “Didedikasikan untuk kemenangan, dihancurkan oleh perang, dan pengingat kedamaian”.

www.commons.wikimedia.org

www.commons.wikimedia.org

Siegestor memisahkan jalan terpopuler di Munich, yaitu Ludwigstrasse dan Leopoldstrasse, serta distrik Maxvorstadt dan Schwabing. Bentuknya memang mirip dengan Triumphal Arc di Roma namun memiliki ornamen-ornamen khas sendiri. Gerbang kemenangan Bavaria itu memiliki tinggi 21 meter, lebar 24 meter, dan terdiri dari tiga pintu melengkung yang cantik. Dua pintu kecil di sisi kiri dan kanan mengapit satu pintu besar di tengah. Pada puncak pilar-pilar yang ada di depan pintu itu berdiri patung bersayap melambangkan kemenangan dan relif yang menggambarkan peperangan. Sedangkan bagian atas Siegestor dihiasi oleh patung Bavaria, yaitu seorang wanita yang merupakan personifikasi dari tanah Bavaria. Patung Bavaria itu membawa sebuah tombak dan mengendarai quadriga (kereta) yang ditarik oleh empat ekor singa. Singa sengaja dipilih daripada quadriga kuda, karena si raja rimba tersebut merupakan lambang dari dinasti Wittelsbach yang menguasai Bavaria kala itu. Patung Bavaria dan quadriga tersebut dibuat khusus oleh Johann Martin von Wagner yang menjabat sebagai penasehat seni Raja Ludwig dan profesor di Universitas Würzburg. Sang pematung menggunakan material batu marmer dalam pembuatan karya seninya itu.

Operasional: Setiap hari, 24 jam

Harga: gratis

Alamat: Leopoldstrasse 1, 80539 München

Transportasi: subway U3, U6 (Universität/Gescwister-Scholl-Platz), bus 154 (Georgenstraβe)

Peta lokasi

Selama di München Anda dapat menginap di Hotel La Maison, Kings Center Hotel, atau Hotel Royal. Destinasi menarik lainnya adalah Gerbang kota tua Munich, Partnachklamm, dan Schnelle Liebe.

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 17 April 2015.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • cerita tentang siegestor di munich a
  • gerbang di eropa
  • gerbang kemenangan eropa
  • kemakmuran warga bavaria munchen
  • «siegestor munich»

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , ,