www.commons.wikimedia.org

www.commons.wikimedia.org

Sebuah bangunan tua masih berdiri gagah di Chlodwigplatz 28, tepat di tengah Köln bagian selatan. Gedung tersebut menjadi tempat beroperasinya Früh Em Veedel, sebuah restoran tradisional yang menjadi favorit warga Köln. Di dalam wisatwan akan mendapat suasana kekeluargaan yang jarang di dapat di tempat-tempat penuh turis.

www.beeradvocate.com

www.beeradvocate.com

Früh Em Veedel merupakan salah satu restoran tertua di Köln, dimana pengunjungnya akan lebih banyak menemukan warga lokal dibandingkan turis dan sajian tradisional yang khas. Gedungnya dibangun dengan konsep neo-gotik pada tahun 1886, ekteriornya sangat eye-catchy karena mengeksploitasi antiknya dinding batu bata. Hingga tahun 1979 tempat tersebut merupakan restoran sekaligus pabrik bir milik keluarga Hermann. Kemudian diambil alih oleh produsen bir Cölner Hofbräu Früh, private brewery salah satu penghasil kölsch terbaik. Kölsch, selain berarti bahasa dialek Köln, juga adalah bir khas kota air (julukan Köln). Terdapat banyak foto lampau yang menceritakan penyulingan bir dengan alat-alat tradisional yang hingga kini masih dipertahankan. Tak hanya anak muda, para veteran dan pensiunan banyak yang mengawali hari dengan segelas kölsch sambil bernostalgia di Früh Em Veedel.

www.no-point-stories.blogspot.com

www.no-point-stories.blogspot.com

Berkunjung ke Früh Em Veedel tentu saja akan lebih berkesan ketika memesan sajian lokal, seperti segelas kölsch yang segar bersama sepiring Himmel un Ääd. Kölsch memang berbeda dengan bir jerman lainnya, minuman beralkohol itu difermentasikan pada suhu hangat 13º – 21º C, warnanya jauh lebih terang, dan tidak pahit. Sebuah bir hanya dapat disebut kölsch bila diproduksi di kota Köln. Sedangkan Himmel un Ääd adalah sajian tradisional kota air yang secara harfiah berarti ‘langit dan bumi’ (Himmel und Erde). Disebut begitu karena terdiri dari kentang yang berasal dari bumi karena ditanam di dalam tanah dan apel sebagai simbol langit karena berasal dari pepohonan. Kentangnya diolah menjadi pure, kemudian didampingi sosis hitam (blood sausage), bawang goreng, dan saus apel. Selain menu andalan tersebut, kita juga dapat menikmati beragam jenis sosis Jerman, kentang panggang, daging panggang, schnitzel, dan juga pretzel.

Früh Em Veedel beroperasi mulai pukul 11.00 – 00.00 setiap hari Selasa hingga Kamis dan pukul 11.00 – 01.00 pada hari Jumat sampai Sabtu. Segelas kölsch dihargai €2,60 sedangkan Himmel un Ääd dibanderol €8,50. Restoran klasik ini mudah dijangkau dengan naik  trem 16 menuju Chlodwigplatz.

Selama di Köln Anda dapat menginap di Haus Enteresan Hotel, Friends Hotel, atau Art Koln Hotel. Tempat menarik lainnya adalah Schokoladenmuseum, Hackesche Höfe, dan Speicherstadt.

Lokasi Früh Em Veedel

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 30 September 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • apa itu kolsch ?
  • apel langit kentang bumi
  • makanan khas di koln
  • Makanan khas koln
  • rasa dari blood sausage

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , ,