www.thefewgoodmen.com

www.thefewgoodmen.com

Sejarah adalah daya pikat Berlin. Banyak monumen sejarah berdiri dan lestari hingga saat ini. Salah satu tempat bersejarah dan menarik untuk dikunjungi adalah Tempelhof. Bandara usang ini merupakan terminal udara krusial di ibu kota Jerman pada masa perang dingin. Kini menjadi sarana favorit berliner –sebutan untuk warga Berlin– berekreasi.

www.de.wikipedia.org

www.de.wikipedia.org

Berakhirnya Perang Dunia II merupakan awal krisis di Jerman. Uni Soviet berusaha memblokade jalur darat, kanal, dan kereta menuju ke sektor-sektor Berlin yang dikuasai Tentara Sekutu. Tujuannya adalah untuk memutus logistik ke area barat, sehingga penduduk Berlin Barat beserta Sekutu harus pergi dari Berlin atau meminta bantuan Uni Soviet. Tetapi ternyata Pasukan Sekutu memilih jalur udara untuk mendistribusikan makanan bagi berliner di wilayah barat. Tempelhof menjadi airport yang krusial saat itu. Usaha tersebut terbilang sukses dan mempermalukan kubu Uni Soviet. Akibat peristiwa tersebut terbentuklah dua negara Jerman Barat dan Jerman Timur. Bandar udara bersejarah ini terletak sebelah selatan pusat kota, dulunya merupakan tempat Ksatria Templar Bait Solomon pada abad pertengahan. Kemudian di awal tahun 1920-an dibangunlah airport yang disebut Tempelhof. Tahun 1934 bandara tersebut mulai direkontruksi ulang oleh Nazi sebagai salah satu simbol supremasi Jerman, lengkap dengan tugu patung elangnya. Terminal udara ini sempat menjadi bandara aktif tertua di dunia hingga dipensiunkan pada tahun 2008.

Setelah penutupan Tempelhof, Berlin memfungsikan lahan terbuka seluas 386 hektar dan bangunannya untuk

www.carolineinthecityblog.com

www.carolineinthecityblog.com

kepentingan publik. Ruang publik ini pun tercatat sebagai salah satu yang terbesar di dunia, bahkan lebih luas dari Central Park New York. Tempat tersebut menyediakan 6 kilometer jalur bersepeda, jogging, dan skating. Masyarakat Berlin pun kerap berbarbeque ria di area khusus seluas 2,5 hektar. Bagi mereka yang ingin membawa binatang peliharaan seperti anjing, tersedia lapangan seluas 4 hektar, dan tak ketinggalan fasilitas area khusus piknik yang sangat luas. Di sisi lain terdapat area berkebun, dimana penduduk sekitar menanam selada, tomat, dan wortel dalam petak-petak tanah. Ketika cuaca berangin, Tempelhof menjadi tujuan warga untuk bermain layang-layang. Taman bekas bandara ini sangat menarik dikunjungi karena selain berekreasi kita juga masih bisa melihat jejak-jejak masa lalu dari Tempelhof.

Siapapun dapat berkunjung secara gratis ke Tempelhof, dari mulai matahari terbit hingga tenggelam. Selama jalan-jalan di Berlin Anda dapat menginap di Mercure Berlin Tempelhof Airport Hotel, Maritim ProArte Hotel Berlin, atau Nu Hotel Berlin City. Tempat menarik lainnya adalah Museum Sepak Bola Jerman Berlin, Olympiastadion, Hohenzollenbrücke, dan Nemo Science Center di Amsterdam.

Peta Lokasi: Tempelhof

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 17 Juli 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • bandara tempelhof
  • tempelhof park
  • bandara bersejarah erooa
  • bekas bandar udara
  • bekas bandara di dunia
  • sejarah pertempuran di bandara tempelhof berlin
  • sejarah tempelhof

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , ,