Foto: www.ojebode.blogspot.com

Foto: www.ojebode.blogspot.com

Secret annex merupakan sebuah bangunan yang digunakan Anne Frank bersama keluarga bersembunyi dari Nazi. Bagi penggemar sejarah Perang Dunia II tentu sudah tak asing lagi dengan Anne Frank. Secret Annex-nya itu kini menjadi museum bernama Anne Frank Huis (Anne Frank House) yang tak pernah sepi pengunjung.

Foto: www.mypostcard-page.blogspot.com

Foto: www.mypostcard-page.blogspot.com

Anne Frank adalah seorang Jerman yang pindah bersama keluarganya ke Amsterdam, Belanda, sesaat setelah diangkatnya Hitler sebagai kanselir. Sebagai keluarga Yahudi mereka terancam dengan program sang diktator tentang pembersihan etnis selain ras Aria. Ayah Anne, Otto Frank, membawa seluruh keluarganya ke dalam persembunyian setelah anak sulungnya, Margot, mendapat surat panggilan ke kamp konsentrasi. Mereka pindah ke sebuah bangunan di Prinsengracht 263, dimana Otto juga membangun bisnis di sana. Tak hanya keluarga Frank, mereka juga bersembunyi bersama kerabatnya yaitu keluarga Van Pels dan Fritz Pfeffer. Selama dalam persembunyian mereka dibantu oleh karyawan kepercayaan Otto Frank.

Selama dua tahun Anne bersembunyi dan selama itu pula ia menulis buku harian tentang perasaanya sebagai remaja yang berada dalam persembunyian. Bangunan tersembunyi yang disebut secret annex itu berada dibalik sebuah rak buku yang bisa bergeser. Pada bulan Agustus 1944, seorang buruh melaporkan keberadaan mereka dan akhirnya digerebek lalu dibawa ke kamp konsentrasi oleh Gestapo. Hanya Otto Frank yang bertahan hidup, kemudian menerbitkan buku harian puteri kesayangannya itu. Buku diari Anne Frank menjadi best seller di seluruh belahan dunia.

Foto: www.ejdblondie.blogspot.com

Foto: www.ejdblondie.blogspot.com

Kini meskipun ruangan-ruangan di Anne Frank House kosong, tetapi atmosfer dari periode kegelapan itu masih terasa. Kutipan-kutipan dari buku harian, dokumen bersejarah, foto-foto, poster film, dan objek-objek asli lain yang berada dalam bangunan itu masih terjaga dengan baik. Kita juga bisa melihat buku diari asli milik Anne Frank dan di ruang multimedia pengunjung dapat mengakses info tentang para penghuni secret annex. Sejak pertama kali dibuka tahun 1960, Anne Frank House sudah menarik banyak minat pengunjung. Sepanjang tahun 2013 tercatat sebanyak 1.195.456 orang mengunjungi gedung bersejarah ini. Tahun 1998 dibuka pula Anne Frank Zentrum di Berlin yang bekerja sama langsung dengan Anne Frank House Amsterdam.

Rumah Anne Frank ini dapat dikunjungi setiap hari sepanjang April hingga Oktober pukul 09.00 – 21.00, khusus hari Minggu dan selama bulan Juli – Agustus museum buka hingga pukul 22.00. Sedangkan di bulan November hingga Maret, Anne Frank House setiap harinya hanya buka mulai pukul 09.00 – 19.00. Sebelum masuk ke sana Anda harus membeli tiket seharga €9 untuk pengunjung dewasa.

Tempat ini dapat dicapai dengan menggunakan trem 13, 14, atau 17 menuju Westermarkt. Alternatif lain kita bisa naik bus 170, 172, atau 174. Destinasi menarik lainnya adalah distrik Jordaan, Amsterdam Arena, dan Keukenhof.

Selama di Amsterdam Anda dapat menginap di Ambassade Hotel, Borgmann Villa Hotel, atau Hotel Princess.

Lokasi:
View Larger Map

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 19 April 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • anne frank house
  • anne frank rumah persembunyian
  • foto ayah anne frank
  • kenapa secret annex bisa ketahuan
  • nazi bersembunyi dibulan
  • tempat persembunyian bersejarah

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , ,