www.luxurytravelbeat.com

www.luxurytravelbeat.com

Amsterdam sangat kaya akan sejarah, kanal-kanal cantik, museum seni, dan pesona kultur yang beragam. Daya pikat lainnya terletak pada atmosfer toleransi dan kebebasan yang diusung pemerintah Belanda, sangat terasa di ibu kota negara itu. Contoh nyata adalah tak sedikit wisatwan datang mengunjungi coffeeshop.

www.coffeeshopmenus.org

www.coffeeshopmenus.org

Memang tak ada yang aneh jika kita berkunjung ke coffeeshop, namun bagi yang baru pertama kali mengunjungi Belanda, terutama Amsterdam jangan sampai salah kaprah. Koffie huis (coffee house) adalah tempat dimana Anda bisa menikmati secangkir kopi nikmat atau segelas latte dingin dengan didampingi beragam hidangan ringan. Lalu café sama seperti restoran tapi dengan suasana lebih santai. Sedangkan jika kita memasuki coffeeshop, maka hidangan pada menu akan didominasi oleh beragam olahan ganja, seperti mariyuana, hash (hashish), dan kue-kue dengan ramuan cannabis di dalamnya. Terdapat lebih dari 600 Coffeeshop yang tersebar di seluruh pelosok Belanda dan 230 diantaranya beroperasi di Amsterdam.

Istilah coffeeshop digunakan pemerintah Belanda sekitar tahun 1970an saat memisahkan kategori narkotika menjadi soft dan hard drugs. Soft drugs diantaranya ganja dan obat penenang, sedangkan yang termasuk hard drugs adalah narkotika keras seperti kokain dan heroin. Seperti telah diketahui, bahwa negara Raja Willem-Alexander ini memperbolehkan perdagangan dan konsumsi soft drugs, asalkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pemerintah mengatur bahwa warga negara dan juga wisatwan hanya diizinkan untuk membeli dan mengonsumsi narkotika di coffeeshop yang berlisensi. Setiap tempat penjual ganja berlisensi memiliki tanda berupa kotak berwarna hijau dan putih. Mereka tidak diizinkan untuk menjual narkotika kelas keras karena segala macam bentuk peredaran hard drugs merupakan tindak pidana. Selain itu coffeeshop juga tidak

www.en.wikipedia.org

www.en.wikipedia.org

diperolehkan menjual minuman beralkohol, jika ingin menjualnya maka tidak boleh menjual ganja. Pembelian narkotika ringan tersebut pun dibatasi, satu orang hanya diperbolehkan membeli 5 gram dalam satu hari. Sedangkan penjualnya hanya dapat menimbun 500 gram. Hal tersebut dilakukan agar penggunaan obat-obatan tetap dalam batas aman dan berada dibawah pengawasan pemerintah, karena bagaimanapun juga meski termasuk golongan narkotika ringan tetapi tetap berbahaya bagi kesehatan.

Coffeeshop menjual soft drugs tersebut dengan cara yang berbeda-beda. Ada tempat yang menetapkan harga per gram dan ada pula yang menentukan harga sesuai dengan kualitas produk. Di Amsterdam “café ganja” itu bisa ditemukan diantaranya di area Red Light District dan Haarlemerstraat. Jadi apabila Anda baru pertama kali ke Amsterdam atau Belanda, jangan salah kaprah saat hendak ngopi. Sebaiknya sebelum berpergian perkayalah informasi mengenai kultur daerah tujuan.

Selama di Amsterdam Anda dapat menginap di Vijaya Hotel, Albus Hotel Amsterdam City Center, atau NH Galaxy. Destinasi menarik lainnya adalah Nemo Science Center, menyeruput Berliner Weisse, dan belanja di Maastricht.

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 17 Juli 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • harga ganja di amsterdam
  • cafe ganja di amsterdam
  • cafe paling enak di amsterdam
  • coffe shop belanda
  • cafe ganja
  • coffee shop di belanda
  • wisata ganja di belanda
  • kafe ganja di amsterdam
  • cafe di belanda
  • mengenal amsterdam

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , ,