www.thehagueonline.com

www.thehagueonline.com

Lebih dari setengah abad lamanya Den Haag menyelenggarakan festival Eurasia terbesar di dunia, bernama Tong Tong Fair. Eurasia merupakan alkuturasi budaya Eropa serta Asia dan Tong Tong Fair mengusung kedekatan Belanda dan Indonesia. Sejak tahun 1993 tercatat festival ini mampu menarik perhatian lebih dari 100.000 pengunjung setiap tahunnya.

http://www.christinnn.com/

http://www.christinnn.com/

Selama tiga setengah abad Belanda menduduki Indonesia. Misi awal mereka adalah untuk perdagangan yang akhirnya berujung pada penguasaan seluruh kekayaan bumi pertiwi. Peristiwa bersejarah tersebut yang membuat kita memiliki kedekatan emosional dengan negara tulip itu. Pasca kemerdekaan Indonesia, terjadi migrasi besar-besaran penduduk Indonesia ke Belanda dalam rentang tahun 1945 hingga pertengahan tahun 1960. Kebanyakan dari mereka berasal dari latar belakang kelahiran Indo atau campuran Eropa-Indonesia. Tahun 1959 beberapa dari mereka membidani lahirnya Pasar Malam Besar, yaitu sebuah festival kebudayaan di Den Haag. Tahun 2009 nama Pasar Malam Besar berganti menjadi Tong Tong Fair. Setiap tahunnya Den Haag tak pernah lupa menyelenggarakan salah satu festival budaya campuran tertua tersebut, bahkan tahun 2014 Tong Tong Fair memasuki episode ke-54.

Tak hanya tercatat sebagai festival Eurasia terbesar di dunia, tetapi Tong Tong Fair juga merupalan festival terbesar

www.iamexpat.nl

www.iamexpat.nl

keempat di Belanda. Tak hanya warga lokal Den Haag, perayaan tersebut juga dipadati oleh mereka yang tinggal di luar Den Haag, orang-orang Indonesia, Amerika, Australia, dan banyak warga Eropa lainnya. Pertemuan Barat dan Timur ini direpresentasikan dalam beragam pagelaran, dari mulai teater, pemutaran film, seni tari, pentas wayang, konser musik, demo masak, hingga bazar makanan. Seniman dari Belanda dan Indonesia juga kerap mengisi acara. Bazar makanan tentu menjadi magnet utama. Beragam makanan khas Indonesia berjajar menggugah selera, dari makanan berat hingga kudapan, dari yang pedas hingga yang manis. Beberapa diantaranya bahkan menjadi menu andalan di restoran-restoran Belanda, seperti sate, nasi goreng, gado-gado, juga kue lapis. Tak hanya makanan, alat masak tradisional pun diperjualbelikan. Seperti alat masak tumpeng yang berbentuk kerucut sangat menarik pengunjung karena mencirikan kedekatan masyarakat Indonesia dengan Tuhannya. Bentuk kerucut dari nasi tumpeng merupakan simbol keagungan Tuhan.

Tong Tong Fair diselenggarakan selama 12 hari setiap musim panas, biasa dibuka mulai pukul 12.00 – 22.00. Venue-nya sendiri kerap berubah-ubah di berbagai lokasi di Den Haag, detailnya bisa langsung di cek via online. Tiket masuknya seharga €10,50 untuk week-day dan €12,50 untuk weekend.

Selama berlibur di Den Haag Anda dapat beristirahat di Hotel Sedes, MAFF Apartment Den Haag, atau Movenpick Den Haag – Voorburg. Jangan pula lupa untuk mampir di Burgerz, Japanese Garden Clingendael, dan Haagse Markt.

Peta Lokasi Den Haag

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 30 Juni 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • pasar tong tong belanda
  • festival tong tong belanda
  • tong tong festival amsterdam 2018
  • tong tong festival
  • tong tong festival belanda 2015
  • pendiri pasar tong tong fair
  • sejarah eurasia
  • Sejarah tak tontong
  • Sejarah Tong tong
  • sejarah tong tong festival

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , ,