www.thatdamguide.com

www.thatdamguide.com

Mayoritas orang pasti sudah tahu mengenai Red Light District Amsterdam (RLD), bahkan sebelum mereka pernah menginjakan kaki di sana. Beberapa stereotip yang beredar memang benar, seperti praktek prostitusi, jual beli ganja, juga keberadaan toko-toko seks. Tergantung dari perspektif mana kita melihat, RLD menawarkan lebih dari sekedar urusan birahi.

www.exoduscry.com

www.exoduscry.com

Diantara Red Light District yang ada di dunia, Amsterdamlah yang paling terkenal. Kawasan ini selalu dipadati turis yang berkelana bermil-mil jauhnya. Ibu kota Belanda memiliki tiga Rossebuurt (Red Light District), yaitu di area kanal Singel antara Raadhuistraat dan Stasiun Utama, di De Pijp tepatnya berada di belakang Rijksmuseum, dan area utama adalah Walletjes atau de Wallen yang berada di antara Stasiun Utama dan Nieuwenmarkt. De Wallen adalah salah satu daerah tertua di Amsterdam. Wallatjes berarti ‘tembok kecil’ yang dibuat di sepanjang kanal Jalan Damrak untuk mencegah banjir. Pembangunannya diperkirakan berlangsung sekitar abad 13. Kemudian Damrak menjadi pelabuhan yang akhirnya memicu meningkatnya populasi imigran dan praktek prostitusi yang hari ini kita mengenalnya sebagai Red Light District.

Saat berbicara tentang Red Light District yang melintas pertama kali mungkin adalah rumah-rumah bordil, etalase jendela bercahaya merah serta biru, dan pekerja seks yang mencari nafkah. Hal tersebut memang fakta tentang kawasan populer Amsterdam itu, sama halnya dengan café-café yang menjual mariyuana. Prostitusi dan konsumsi mariyuana atau ganja memang legal di Belanda dan Amsterdam mungkin bangga atas tingginya sikap liberal dan toleran mereka. Manusia sangat mungkin untuk terlibat dalam prostitusi dan obat-obatan terlarang, jadi dibandingkan dengan mengkriminalkan semua itu, ibu kota ini menggunakan hatinya dan merangkul kenyataan. Kejujuran ini dinikmati para wisatawan yang berkunjung ke Rossebuurt.

www.mikeolbinski.com

www.mikeolbinski.com

Namun jika dilihat lebih dalam, dibalik stereotip yang melekat pada “area merah” itu, Red Light District adalah salah satu kawasan tua Amsterdam. Jalanan berbatu, sempit dan berkelok khas peninggalan abad pertengahan. Bangunan di daerah itu pun masih berupa arsitektur abad 14, dimana selain disewa oleh para PSK, juga digunakan sebagai café, restoran, museum, nightclub, serta pertokoan. Butik-butik baju pun bertebaran di Red Light District menawarkan fesyen yang tak kalah trendi dari butik desainer mahal. Tempat ini mulai terlihat hidup saat memasuki pukul 23.00 dan berakhir pukul 04.00.

Ada banyak transportasi untuk menuju de Wallen, diantaranya kereta metro 51, 53, atau 54 menuju Central Station atau Nieuwenmarkt. Alternatif lain adalah naik trem 4, 9, 16, atau 24 dan berhenti di halte Dam Square.

Setelah lelah berwisata di Amsterdam, Anda dapat menginap di Mozart Hotel, Stayokay Amsterdam Vondelpark Hotel, atau Hotel Alexander. Destinasi menarik lainnya adalah Oude Kerk dan distrik Jordaan. Tak lupa untuk menikmati hidangan rijsttafel dan baca tentang tips aman jalan-jalan di Red Light District.

Peta Lokasi De Wallen

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 30 Juni 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • red light district belanda
  • red district di belanda
  • red distrik
  • red distrik belanda
  • red light belanda
  • red distrik di belanda
  • mengenal red distrik dibelanda
  • obat obat terlarang di light distrik
  • Pandua red light area
  • red light district

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , ,